tobucil's posts with tag: jazz n books
Diary Gigi Gue Pengarang : Heidy Kaeni Penerbit : -
Review “Halo! Salam kenal, gue Anne, 22 tahun. Halaman-halaman setelah ini memuat segelintir kisah gue SEPUTAR GIGI. Sebenarnya bukan topik yang menyenanglan bagi gue, tapi harus gue akui telah mengambil bagian yang cukup besar dalam hidup gue. Dan ternyata cukup menraik. Gua sungguh berharap elo bisa terhibur, menambah wawasan dan memetik pelajaran berharga dari kisah-kisah gue ini. Jadi selamat membaca diary GIGI gue.” The Unbearable Lightness of Being Penerbit : Fresh Book Pengarang : Milan Kundera Review Pertemuan itu hanya singkat saja. Tidak lebih sejam lamanya. Namun entah kenapa itu sudah cukup membuat Tereza berani memutuskan untuk mengunjungi Tomas. Dan anehnya Tomas tak sanggup menolaknya. Lelaki playboy itu merasa seolah kehadiran gadis innocent itu sudah menjadi takdirnya, seperti putrid Pharaoh di tepi sungai yang kedatangan bayi kecil Musa. Namun hubungan mereka sama sekali tidak mulus. Dengan segera, Teresa dihantui oleh perilaku Tomas yang senang menjalin affair dengan banyak wanita. Guncangan pun melanda hidup mereka, di tengah kekacauan politik yang melingkupi Praha. Inilah novel tentang pergulatan cinta dan petualangan jiwa, yang serius sekaligus jenaka, dan tentu saja, sangat menggairahkan siapa pun membacanya. Info Literacy Fiksi Ekspresionisme Fiksi yang menggunakan teknik pengungkapan yang bersifat ekspresif dengan memanfaatkan psikologi. Fiksi ini menganut keyakinan bahwa cara berpikir, merasa, dan berbuat seseorag sering dipengaruhi oleh apa yang ada di bawah sadarnya dan dimunculkan dalam bentuk lain bagaikan bentuk mimpi atau lamunan. Hal-hal yang diceritakan dalam fiksi ini dianggap sebagai refleksi dari sosok pengarangnya, baik secara ideologis, psikologis, maupun sosiologis. (sumber: Ensiklopedi Sastra Indonesia) Artikel Artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontroversial dengan tujuan untuk memberitahu (informatif), memengaruhi dan meyakinkan (persuasif argumentatif), atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif). Jika kita ingin menulis artikel, ada beberapa karakteristik yang harus dipenuhi, yakni: - ditulis dengan atas nama (by line story)
- mengandung gagasan aktual dan atau kontroversial
- gagasan yang diangkat harus menyangkut kepentingan sebagian besar khalayak pembaca
- ditulis secara referensial dengan visi intelektual
Sebuah artikel harus logis, sistematis, analitis, akademis, dan etis. Oleh karena itu, untuk menulis sebuah artikel harus didukung seperangkat bacaan, pengetahuan, teori yang relevan dengan tulisan. - disajikan dalam bahasa yang hidup, segar, populer, dan komunikatif
- singkat dan tuntas.
Singkat secara filosofis mengandung arti tidak bertele-tele. Singkat secara teknis mengandung arti disesuaikan dengan ruang yang disediakan, misalnya menulis artikel untuk surat kabar diperlukan tulisan sepanjang 15-20 paragraf. Tuntas maksudnya tidak bersambung.. - orisinal
(sumber: Menulis Artikel dan Tajuk Rencana, Drs. AS Harus Sumadiria M. Si.) Hadiah Jazz and Books 27 Januari 2008: Diary Gigi Gue Jadwal Pertemuan Klabs Reguler Klab MerajutSetiap Sabtu, Pk. 16.00-17.00 & Minggu, Pk. 14.00 -16.00 Forum untuk belajar merajut, eksperimen dalam menemukan teknik baru dan produk-produk kreatif. Klab Melipat KertasSetiap Sabtu, Pk. 15.00 - 17.00 Forum untuk belajar berkreasi dengan kertas, mengeksplorasi lipatan-lipatan modular untuk menghasilkan bentukan-bentukan baru yang kreatif dan inovatif. Madrasah FalsafahSetiap Rabu Pk. 17.00-19.00 Berfilsafat dari kehidupan sehari-hari, karena pada dasarnya setiap orang adalah filsuf. Klab JurnalistikSetiap Sabtu Pk.15.00-17.00 laboratorium citizen journalism Klab Klasik
Setiap Minggu ke-2 & 4, Pk. 16.00-18.00
Kursus Hobi di Tobucil & Klabs *Gabung di Kursus Merajut Terbuka bagi siapapun yang ingin belajar merajut (bryen). Biaya keikutsertaan Rp 150.000/bulan atau Rp 300.000 pertiga bulan. Biaya sudah termasuk bahan dan alat belajar. Waktu kursus setiap Sabtu Pk. 16.00-17.00 dan Minggu Pk.14.00-16.00
*Gabung di Kursus Melipat Kertas terbuka bagi siapapun yang ingin belajar lipatan-lipatan modular. Biaya keikutsertaan Rp.100.000/bulan atau Rp 250.000 pertiga bulan. Biaya sudah termasuk bahan dan alat belajar. Waktu kursus setiap Sabtu Pk.15.00-17.00
*Gabung di Kursus Sulam Sulam Pita Terbuka bagi siapapun yang ingin belajar sulam pita. Biaya keikutsertaan Rp 150.000/bulan. Biaya sudah termasuk bahan dan alat belajar. Waktu kursus Selasa dan Kamis Pk.10.00-12.00 Untuk permintaan waktu khusus, biaya keikutsertaan Rp 200.000/bulan
tobucil & klabs jalan aceh 56 Bandung 40113 t/f. +62 22 4261548 email: tobucil@yahoo.com Lebih jauh tentang tobucil & klabs: www.tobucil.blogspot.com
*Agenda Kegiatan Tobucil: Workshop Menulis Feature dan Artikel untuk Media Bersama Farid Gaban (angkatan II), pada 16-17 Februari 2008. Keterangan lebih lanjut : buka disini
Jazz and Books 23 September 2007 Tarian Setan Pengarang : Saddam Hussein Penerbit : Jalasutra Hasqil, seorang tokoh antagonis yang tamak, licik, haus kekuasaan, terusir dari keluarga dan sukunya karena melakukan percobaan perkosaan terhadap anak gadis kepala suku. Memulai hidup di sebuah suku sebagai pendatang. Hasqil berbisnis sepatu kuda dan senjata. Agar bisnisnya lancar, cara licik dan tak halal ia gunakan. Dia pancing keributan agar terjadi perang antarsuku, sehingga senjatanya laris dipasaran. Berkat kelicikannya pula, Hasqil bisa menduduki krsi kepala suku. Padahal dalam tradisi suku-suku di Arab, kepala suku mesti putra asli, tak pernah pendatang. Bermitra dengan kepala suku adikuasa Romawi, Hasqil mendirikan menara kembar, symbol kekayaan miliknya dari hasil mengisap ekonomi rakyat. Perlawanan pun muncul, dipimpin oleh puteri mantan kepala suku yang digulingkan Hasqil. Dibantu kekasihnya, sang puteri menyusun kekuatan. Setahap demi setahap, mereka memperoleh simpati rakyat, hingga pada saat yang tepat mereka bersatu melawan Hasqil yang dibantu Romawi. Kekalahan Hasqil ditandai dengan robohnya menara kembar yang dia banggakan. Tarian Setan adalah novel keempat Saddam Husein, mantan presiden Irak yang kini mendekam di Penjara. Selesai menulis pada 18 MAret 2003, dua hari menjelang agresi militer Amerika ke Irak, naskah novel ini segera dilarikan putrid sulung Saddam ke Yordania. Mengambil setting Arab kuno tahun 1500 SM, Saddam melukiskan sebuah suku yang berada di bawah pengaruh dan kekuasaan asing. Redefinisi Subjek Dalam Kebudayaan Penulis : Thomas Kristiatmo Penerbit : Jalasutra Saat ini kita sering mendengar berbagai klaim yang menyatakan matinya segala sesuatu : matinya ekonomi, matinya ideology, matinya filsafat, matinya sastra, dan yang paling provokatif adalah klaim bahwa “Subjek sudah mati”. Klaim tersebut bisa berbentuk otonomi ‘tulisan’ (Derrida, Barthes), atau kepentingan berbagai ‘struktur kekuasaan’ (Foucault), maupun ‘tubuh tanpa organ’ (Deleuze & Guattari). Wacana-wacana semacam ini kemudian berkembang dalam berbkerumitan abstraksinya. Dalam situasi seperti itu, tampillah Slavoj Žižek yang malah membetot kembali segala wacana rumit tersebut kembali ke kehidupan nyata sehari-hari. Žižek berbicara ihwal subjek serta mendudukkannya kembali sebagai sentral. Ibarat senjata makan tuan, Žižek melakukan pembalikan tersebut justru dengan menggunakan pemikiran yang telah menyebabkan kematian subjek itu sendiri, yaitu tradisis Strukturalisme. Sebagai pemikir yang melawan arus, Žižek seringkali hanya dipandang sebagai figure eksentrik atau reaksioner, dengan gaya menulis yang genit. Žižek memang gemar bicara tentang perkara teoretis yang sublime dan pelik dengan memadukannya pada berbagai gejala pop. Misalnya, membahas dekonstuksi filosofis dengan mengaitkannya pada film ‘Alien’, semacam bicara ihwal musik klasik dengan mengacu pada dangdut. Buku pemikiran yang ditawarkan Žižek secara ringkas, padat namun cukup menyeluruh. Penulisnya, Thomas Kristiatmo, berhasil mancairkan kerumitan wacana Lacanian pada karya-karya Žižek, menyiangi segala kegenitannya yang tak perku dan lantas secara kritis dan kreatif mendudukannya pada konteks permasalahan budaya hari ini. Info Literacy Dari istilah Inggris irony dan bahasa Perancis ironie. Majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan makna sesungguhnya, misalnya denganmengemikakan makna yang berlawanan dengan makna yang sebenarnya, ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan, ketidaksesuaian antara suasana yang diketengahkan dan kenyataan yang mendasarinya. contohnya : Anak itu pintar sekali, sampai-sampai tidak naik kelas (kenyataannya anak tersebut tidak pintar.
Jazz and Books 16 September 2007 Mite Harry Potter (Psikosemiotika dan Misteri Simbaol di Balik Kisah Harry Potter) Pengarang : Audifax Penerbit : Jalasutra Buku ini adalah sebuah analisis kelima buku Harry Potter : The sorcerer’s Stone, The Chamber Of Secret, The Prisoner Of Azkaban, The Goblet Of Fire, dan The Order Of The Phoenix. Sebagai bagian dari produk budaya, kisahnya sendiri diceritakan dalam bentik mite untuk selanjutnya diproduki dan direafirmasi oleh tema-tema arketipal yang ada pada collective unconscious dan masyarakat mengkonsumsi karena merasakan sesuatu yang “lekat” pada dirinya. Hasil analisi dalam buku ini menunjukkan, Harry Potter adalah mite baru yang merupakan symbol yang lekat dengan kehidupam keseharian. Mite adalah salah satu entitas misteri yang eksis dalam kehidupan. Sebagian orang mendefinisikannya sebagai cerita isapan jempol, namun sebagian lagi dapat mencermatinya sebagai sebuah entitas yang hidup dan mampu mengkomunikasikan berbagai hal bernilai. Selain itu pembaca juga dapat menemukan penjelasan berbagai hal fenomenal, mulai dari penjualan fantastis hingga apa yang bisa dijadikan penjelasan dibalik kontroversi okultisme pada pembahasan mite dalam budaya pop. Psikologi analitik Jung, psikoanalisis Lacanian serta semiotika menjadi kerangka analisis yang dikembangkan dalam berbagai cermatan terhadap kelima buku Harry Potter. Buku ini mengahadirkan pemahaman mengenai Jung secara lebih komprehensif, juga memberi tawaran lain dalam khanazah psikologi melalui cara mengombinasikan Jung dengan semiotika dan pemikiran-pemikiran neo-Freudian seperti pemikiran Lacan. Vienna Blood Penulis : Frank Tallis Penerbit : Qanita Mayat terpotong, pembunuhan dengan mutilasi, memunculkan berbagai symbol aneh, juga latar belakang korban yang acak. Dalam cekaman musim dingin Siberia 1902. wina diguncangkan oleh pembunuhan berantai. Sang murid Freud, detektif psikoanalisis Dr. Max Liebermann, kembali harus membantu sahabatnya, Inspektur Detektif Oskar Rheinhardt, memecahkan misteri rumit ini. Penyelidikan pun membawa mereka pada sebuah perkumpulan rahasia, gerakan bawah tanah beranggotakan kaum elite sastra Jerman, pencetus teori rasial dan para ilmuwan yang terinspirasi oleh teori bawa evolusi dari Inggris. Awalnya, pemikiran sang pembunuh seolah tak tertembus, sikap dan jejak yang ditinggalkannya tak tersentuh oleh interpretasi psikoanalisis. Namun lambat laun, semakin jelas bahwa latar belakang yang luar biasa dan mencengangkan mendasari tindakannya. Sementara pada saat yang sama, Liebermann pun harus memecahkan misteri hati dan cintanya… Frank Tallis, penulis dan psikolog klinis, yang mengajar psikologi klinis dan neourosains di Institute of Psychiatry dan King’s College London adalah salah satu pakar Inggris dalam bidang pembahasan tentang obsesi. Pada 1999 dia menerima penghargaan Writer’s Award dari Council of Great Britain dan pada 2000 memenangi New London Writer’s Award (London Atrs Board) Info Literacy Sarkasme Dari istilah bahasa Inggris sarcasm dan bahasa Perancis sarcasme. Bentuk ironi yang mengandung kepahitan serta kekerasan. Sarkasme bersifat mencemoohkan, menyakitkan hati dan elalu ditujukan pada pribadi tertentu. Contoh : (a). Hai, anjing! Pergi kau dari sini!, (b). Buaya, kau kira aku ini ayam mati?.
Jazz and Books 9 September 2007 Fashion Sebagai Komunikasi Penulis : Malcolm Barnard Penerbit : Jalasutra Apa yang diungkapkan fashion dan pakaian tentang diri kita? Apa jenis komunikasi yang direpresentasikannya? Jika kita mengenakan busana merk tertentu seperti Donna Karan, Moschino, Gaultier atau Westwod, hal-hal apa yang sedang kita ungkapkan dan bagaimana sesungguhnya kita mengungkapkannya? Adalah perbedaan yang nyata antara Punk dan New Look? Dalam Fashion Sebagai Komunikasi, Malcolm Barnard memperkenalkan fashion dan pakaian sebagai cara mengkomunikasikan identitasidentitas kelas, gender, seks, dan sosial. Karya antardisiplin ini dengan jernih menganalisis fashion dan pakaian yang dipahami sebagai fenomena modern dan postmodern. Mengambil dari pendekatan-pendekatan teoritis terhadap budaya, khususnya pendekatan Simmel, Derrida, Baudrillard dan Jameson, penulis lantas mengkaji konsekuensi-konsekuensi posmodernisme bagi fashion sebagai mode komunikasi. Konsep-konsep seperti kelas, gender, reproduksi, dan resistensi digali secara singkat dan jelas, dan bacaan lebih lanjut juga disajikan cukup rinci pada masing-masing bab. Malcolm Barnard adalah dosen senior dalam bidang Sejarah dan Teori Seni dan Desain di Universitas Derby. Karya Barnard sebelumnya adalah dalam bidang reproduksi budaya, filsafat dan budaya visual. Khadijah (Drama Cinta Abadi Sang Nabi) Penulis : Dr. Muhammad Abduh Yamani Penerbit : Pustaka Iman Khadijah adalah secercah bintang di tengah gelap gulita zaman jahiliyah, seorang saudagar kaya raya penganut agama Ibrahi a.s (hanif) yang mendapat gelar “perempuan suci” bahkan dari masyarakat kotor, yang merindu dendam akan datangnya cahaya kenabian. Jauh sebelum berlabuh ke pangkuan Rasul terakhir. Ketika itu petunjuk agung datang kepada Khadijah, tampak olehnya cahaya jatuh di kediamannya, menyinari segala sesuatu dan menyilaukan pandangan, ia terbangun dari tidurnya. Ia merasakan mimpi itu begitu nyata memenuhi kehidupannya dan semburatkan cahaya malam. Harap cemas menyergap dirinya. Seperti kebiasaannya, Khadijah pergi mangadu kepada Waraqah bin Naufal. Ia tampak gelisah, lalu menceritakan secara utuh perihal apa yang disaksikannya. Mendengar cerita Khadijah, wajah Waraqah berseri menampakkan roman kebahagiaan, dan seperti biasa menyampaikan berita gembira, “Ini adalah berita gembira, wahai putrid pamanku. Sesungguhnya mimpimu ini merupakan pertanda bahwa Allah akan memuliakanmu dengan sebuah cahaya yang akan masuk ke rumahmu. Dalam pandanganku, itulah “cahaya kenabian”.” Sebuah jiwa padanya himpun segenap cinta, kelembutan seorang ibu ketulusan seorang kekasih, kehausan seorang pencari kebenaran, komitmen dan konsisten terhadap kebaikan, kecakapan seorang saudagar, kesetiaan dan pengorbanan jiwa dan harta yang terus mengalir…layaklah ia menjadi tambatan hati seorang Panutan Segenap Alam. Info Literacy Istilah gaya bahasa yang dalam bahasa inggris disebut metonymy. Metonimia adalah gaya bahasa yang menggunakan pemakaian nama cirri atau nama hal yang ditautkan dengan nama orang, barang, atau hal sebagai penggantinya. Contoh : (a). menelaah Chairil Anwar (yang dimaksud adalah menelaah karyanya), (b). kami hanya mendapat perunggu (yang dimaksud adalah medali perunggu).
Jazz and Books 22 Juli 2007 The Female Brain Penulis : Louann Brizendine Penerbit : Ufuk Press Distributor : Lawang Buku Tahukan anda bahwa setiap otak awalnya adalah otak perempuan? Otak menjadi otak lelaki delapan minggu setelah pembuahan. Horrmon-hormon sanggup menentukan apa yang ingin dilakukan oleh otak. Mereka membantu mengarahkan perilaku-perilaku pengasuhan, sosial, seksual, dan agresif. Mereka dapat membuat seorang perempuan banyak berbicara, bersikap genit, mengadakan atau menghadiri pesta, menulis surat ucapan terima kasih merencanakan hari bermain anak-anaknya, bermanja, berdandan, takut menyakiti perasaan orang lain, bersikap bersaing, melakukan masturbasi dan memprakarsai seks. Louann Brizendine, M.D. adalah pelopor neuropsikiatri (saraf-jiwa) dan Direktur Women’s and Teen Girls’ Mood and Hormone Clinic (klinik pertama di Amerika Serikat yang khusus meneliti dan memikirkan fungsi otak perempuan). Dengan kata lain yang tidak teknis, sehingga mudah dipahami, dan dengan contoh-contoh yang diambil dari pengalaman sehari-hari, ia mengungkapkan temuan baru yang menunjukkan betapa sturuktur unik dari otak perempuan menentukan bagaimana cara pikir perempuan , hal yang mereka anggap penting, cara mereka berkomunikasi, dan siapa yang akan mereka cintai. Brizendine mengungkapkan penjelasan dari banyak pertanyaan : · Mengapa perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata perhari sedangkan lelaki hanya 7.000 kata perhari? · Mengapa perempuan mengimgat rincian pertengkaran yang tidak dapat diingat sama sekali oleh lelaki? · Mengapa remaja putri sangat terobsesi dengan penampilannya dan berbicara di telepon? · Mengapa pikiran tentang seks memasuki otak perempuan setiap dua hari sekali tetapi memasuki otak lelaki hampir setiap menit? · Mengapa perempuan tahu apa yang dirasakan orang lain, sedangkan lelaki tidak dapat melihat emosi kecuali seseorang menangis? · Mengapa seorang perempuan diatas usia 50 tahun lebih mungkin mengajukkan cerai daripada laki-laki? · Mengapa perempuan cenderung membentuk ikatan yang lebih dalam dengan teman perempuan mereka daripada yang dilakukan para lelaki dengan teman lelakinya? Dan masih banyak lagi... Taj Mahal (Kisah Cinta Abadi) Penulis : John Shors Penerbit : Mizan Penguasa Hindustan, Shah Jahan, mengalami mahaduka setelah istrinya, Mumtaz Mahal, meninggal saat melahirkan bayi sungsang di tenda perang. Pada tahun 1632 ia meniyahkan penciptaan istana pualam -yang dirancang berdasarkan citra tentang surga dalam Al-Quran- sebagai jejak terakhir rag istrinya. Dengan bantuan Isa, arsitek berdarah Persia, ditambah dua puluh dua ribu pekerja dan ratusan gajah, ia berhasil mewujudkan lambing keagungan cinta yang diberinya nama : Taj Mahal. Berlatar asmara dan perselingkuhan, intrik dan perang saudara, Jahanara, anak Mumtaz Mahal, membabar kisah dibalik penciptaan Taj Mahal. Ia bercerita tentang dirinya yang berusaha kabur dari “suami politik”-nya demi memburu kekasih rahasia yang tersembunyi di balik dinding-dinding Taj Mahal. Tapi kemudian ia terjebak dalam perang antara kakak dan adiknya : Pangeran Dara Shikuh, seorang mistikus yang berjuang mempersaudarakan Muslim dan Hindu, melawan Aurangzeb, yang gila takhta dan gemar memanipulasi agama untuk menumpas lawan-lawan politiknya. Melalui narasi-narasi liris pada setiap babak, roman sejarah ini bakal menyihir Anda untuk memasuki India masa silam, dengan kemewahan harem dan kesyahduan Yamuna, dalam sebuah pertunjukkan klasik –seperti Mahabharata atau Seribu Satu Malam- tentang pertarungan antara kuasa cinta dan angkara. Info Literacy Gelanggang Seniman Merdeka Nama sebuah perkumpulan seniman yang didirikan di Jakarta 19 November 1946 ini tidak terbatas hanya sastrawan, tetapi juga pelukis dan musikus. Tercatat sebagai anggotanya antara lain : Chairil Anwar, Asrul Sani, Rivai APin, Pramoedya Ananta Toer, Sitor Situmorang, Baharuddin M.S, Basuki Resobowo, Henk Ngantunk, Mochtar Apin dan lain-lain. Sedangkan sebagai media saluran gagasannya adalah ruangan kebudayaan “Gelanggang” di mingguan Siasat. Seniman-seniman Gelanggang Seniman Merdeka inilah yang kemudian mengeluarkan pernyataan sukap yang terkenal dengan nama “Surat Kepercayaan Gelanggang” (1950). Hadiah Satu buah buku The Female Brain persembahan Tobucil dan Lawang Buku Distributor untuk pendengar setia Rase Jazz and Books.
Jazz and Books 1 Juli 2007 Laila Majnun Penulis : Nizami Penerbit : Ilman Books Distributor : Lawang Buku Begitu banyak buku-buku yang telah ditulis mengenai cinta, lebih banyak jika dibandingkan dengan buku-buku mengenai pengalaman hidup manusia lainnya. Salah satu kisah yang paling populer adalah Laila Majnun. Selama lebih dari seribu tahun, beragam versi dari kisah tragis ini telah muncul dalam bentuk prosa, puisi dan lagu dalam hampir semua bahasa di negara-negara Islam Timur Dekat, meski demikian, sajak epik Nizamilah yang maish menjadi dasarnya. Nizami, seorang penyair Persia, ditugaskan untuk menulis Laila Majnun oleh penguasa Kaukasia, Shirvanshah, pada tahun 1188 masehi. Dalam pengantar aslinya pada puisi tersebut, Nizami menjelaskan bahwa seorang utusan dari Shirvanshah menemuinya dan memberinya sebuah surat yang ditulis oleh tangan sang Raja sendiri. Shihvanshah memuji Nizami sebagai “penyihir keelokkan kata-kata terhebat sedunia”, lalu meminta Nizami untuk menulis sebuah epik romantis yang diambil dari cerita rakyat Arab : kisah mengenai Majnun yang etlah melegenda, sang penyair yang “gila cinta”, dan Laila, gadis padang pasir yang kecantikkannya sangat terkenal. Sebagai akhir cerita, ada seorang sufi bermimpi melihat Majnun berada di samping Tuhan, dan Tuhan membelai-belai kepala Majnun dengan penuh kecintaan dan kasih sayang. Majnun disuruh duduk disamping Tuhan, kemudian Tuhan berkata kepada Majnun, “Tidakkah engkau malu memanggil aku dengan nama Laila setelah kau teguk anggur cintaku?” Sufi itu terbangun dalam keadaan cemas. Ia sudah melihat posisi Majnun. Lalu dimanakah posisi Laila? Tuhan lemudian mengilhamkan ke dalam hatinya, bahwa posisi Laila lebih tinggi lagi, karena Laila menyembunyikan kisah cintanya dalam hatinya. Kaum sufi menganggap Majnun dan Laila adalah kisah percintaan seorang pencinta dengan Tuhannya, Kekasihnya. Majnun adalah pencinta. Sementara Laila adalah Tuhan, yang kecintaannya tersembunyi. Girl Friends Stay Forever (The Story Of Our Life, Moms, Guys, and Friendship) Penulis : Dian Bheno Penerbit : Terrant Books Bercerita tentang 3 cewek remaja serta kemuarga tempat mereka tumbuh. Tentang harapan yang digantungkan setinggi langit, keinginan dan usaha untuk menggapainya. Tentang seru dan kejamnya masa-masa remaja, persaingan, iri hati, pencarian akan cinta sejati, yang selalu mereka dam-idamkan serta harapan-harapan orang tua yang sering kali terlalu berat untuk diwujudkan. Diana tib-tis harus menghadapi perceraian kedua orang tuanya. Di sulit sekali menerima perpisahan orang tuanya dan masih berharap orang tuanya akan kembali bersatu suatu hari nanti, Di berpikir ia tidak akan menikah sampai kapanpun karena tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama yang pernah dibuat orang tuanya. Luna pandai bermin musik dan selalu mendapat nilai tertinggi di sekolah. Raissa, ibunya seorang wanita karir yang sukses, menyibukkan Luna dengan les-les sejak Luna masih kecil. Kecerdasan Luna kerap membuat teman-temannya iri. Ibunya berharap agar suatu hari Luna dapat sesukses dirinya, ayah Luna adalah actor ganteng yang selalu berganti pacar. Luna jatuh cinta pada Angga, teman se-bandnya, namun merasa ragu dengan perasaannya sendiri karena ibunya yang tidak percaya pada cinta. Nayla dating dari keluarga yang lengkap. Ayah dan ibunya tampak harmonis. Padahal keadaan sesungguhnya tidak seperti itu. Ayah Nay seorang abusive, suka memukul siapapun yang tidak sepaham dengannya. Ibunya bertahan dengan keadaan seperti itu demi anak-anaknya yang sesngguhnya juga tidak bahagia denga keadaan seperti itu. Info Literacy Emha Ainun Nadjib Penulis ini dilahirkan di Jombang, Jawa Timur, tanggal 27 Mei 1953. ia memeperoleh pendidikan di Pondok Pesantren Gontor, SMA Yogya, dan Fakultas Ekonomi UGM. Emha pernah mehjadi redaktur Harian Masa Kini, Yogya (1973-1976), kemudian memimpin teater Dinasti, Yogya. Kumpulan sajaknya yang berjudul Sajak-sajak Sepanjang Jalan (1978) mendapat hadiah sayembara penulisan puisi Tifa Sastra tahun 1078. kumpulan sajaknya yang lain “M” Frustasi (1976), Nyanyian Gelandngan (1982), 99 Untuk Tuhan (1983), Cahaya Maha Cahaya (1989), Syair Lautan Jilbab (1989), Seribu Masjid Satu Jumlahnya(1990), Sesobek Buku Harian Indonesia (1993) dan Doa Mohon Kutukan (1995), serta novel yang ditulisnya adalah Pak Kanjeng (2000) Hadiah Satu Buah Buku Laila Majnun persembahan Tobucil bekerjasama dengan Lawang Buku distributor untuk pendengar setia Rase Jazz and Books.
Jazz and Books 24 Juni 2007 Catatan-catatan dari Buenos Aires Penulis : Isabel Allende, Jorge Luis Borges, Paulo Coelho, Gabriel Garcia Marquez, dan lain-lain. Penerbit : Jalasutra Antologi ini berisi tujuh belas cerpen karya para pengarang amerika Latin kontemporer dari berbagai negeri. Cerpen-cerpen dalam antologi ini diterjemahkan dari berbagai sumber yang dipilih dan dipilah serta diteliti oleh penerjemah, Anton Kurnia. Berbicara tentang cerpen-cerpen Amerika Latin kita tak bisa lepas dari nama-nama tenar yang karyanya telah menjadi perbincangan dunia, seperti Isabel Allende (Cili), Jorge Luis Borges (Argentina), Gabriel Garcia Marquez (Columbia) dan lain-lain. Saat ini cerpen menjadi genre paling popular di Amerika Latin. Lbih dari sekedar cerita, ia adalah refleki dari sebuah peradaban. Cerpen-cerpen Amerika Latin memiliki sebuah karakteristik yang unik dan membuat kita melihat sesuatu dengan cara baru dan sudut pandang yang berbeda. Cerpen-cerpen Amerika Latin mutakhir juga adalah potert kegamangan dan keterbelahan sebuah masyarakat yang “sedang menjadi” : kemegahan kota-kota metropolitan Rio de Janeiro, Lima, Caracas, Mexico City, dan bayang-bayang kampong-kampung kumuh pinggiran kota –dikenal sebagai favela di Brasil, cayampa di Cili, rancho si Venezuela atau ciudades perdidas (secara harfiah berarti kota-kota yang hilang) di Meksiko. Lewat buku ini kita bisa membuka perpektif lain pembacaan sastra kita yang cenderung dikuasai barat. Amerika Latin adalah wilayah alternatif yang selama ini menduduki posisi pinggiran dalam peta sastra global. Cerpen-cerpen Amerika Latin dengan demikian mewakili semangat perlawanan terhadap hagemoni barat dalam berbagai bidang kebudayaan (ekonomi, polotik, kesenian, sastra) yang telah mengakar sejak berabad-abad melalui kolonialisme dan imperialisme, dari bentuknya yang paling purba hingga kemasan paling mutakhir. Perjalanan Wartawan Boke’ Keliling Dunia (Kisah Petualangan Tony Ryanto) Penulis : Tony Ryanto Penerbit : Nexx Media Inc. “…Sayapun membuka pintu kamar saya dan ia masuk. Alangkah kagetnya saya, ketika ia langsung merebahkan dirinya di pembaringan…Bermacam-macam pikiran melintas di benak saya. Bukankah kejadian seperti ini cukup berbahaya? Sebentar lagi, pasti seorang pria akan mengetuk-ngetuk pintu. Dia akan memperkenalkan diri sebagai suami Mimi, dan saya akan diancam dan diperas.” “…Namun, di tengah jalan, beberapa jurufoto yang tidak kebagian mengabadikannya di pantai, mencegatnya. Mereka merengek-rengek meminta dia agar mau berbugil sebentar saja untuk difoto lagi. Ketika Miss Nude menyanggupi, keruan saja jumlah “penonton” di jalan membengkak hebat.” “…Adalagi profesi yang aneh di Tokyo maupun Kyoto. Di pusat keramaian, kadang anda menjumpai seorang pria berdiri tegak di kaki lima yang denagn kedua tangannya memegangsemacam tongkat atau kayu setinggi kira-kira dua meter…Papan pengumuman tadi sebetulnya dapat sajaditempelkan di tempat strategis tanpa ada orang yang harus “dihukum” memegangi tongkat selama berjam-jam.” Demikianlah penggalan beberapa kisah perjalanan Tony Ryanto, seorang mantan wartawan Kantor Berita Antara. Ada cerita sedih, mengharukan, dan banyak juga yang lucu. Tetapi yang pasti, semua ceritanya menarik. Siapapun yang membacanya akan mendapatkan “pengalaman” lain dan sekaligus inspirasi darinya. Info Literacy Wiji Thukul Penyair dan penerima penghargaan Yap Tien Hien tahun 2002 ini dilahirkan di Sorogenen, Solo, tanggal 26 agustus 1963. Sampai saat ini, Wiji Thukul tidak diketahui nasibnya, apakan ia sudah meninggal atau bersembunyi di suatu tempat. Ia tidak pernah lagi terlihat sejal tahun 1998, keluarganya melaporkannya hilang pada tahun 2000. Penyair yang sangat terkenal karena puisisnya yang berusaha mengungkap berbagai ketidakadilan dan pengingkaran harkat dan martabat manusia. Karena aktivitasnya itu pula ia tidak disukai pemerintah Orde Baru dan ia tidak pernah terlihat lagi sejak peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 di Jakarta. Sajak-sajaknya dimuat dalam antologi, Kicau Kepodang !(1993), Suara Sebrang Sini, dan Dari Negeri Poci 2 (1994), Tumis Kangkung Comberan (1996) dan Aku Ingin Jadi Peluru (2000) Hadiah Satu buah buku Catatan-catatan Dari Buenos Aires persembahan Tobucil bekerja sama dengan penerbit Jalasutra untuk pendengar setia Rase Jazz and Books
Seandainya Perang Terus Berkecamuk... Sebuah Refleksi Tentang Perang dan Politik Hermann Hesse
salah satu aspek yang mengherankan dari kejeniusan Hesse adalah ketajaman yang luar biasa ini sarat dengan luapan rasa. perang merupaka suatu kejutan bagi Hesse, dan tulisan-tulisannya mengenai hal itu sarat dengan kepedihan pribadi yang mndalam serta antagonisme-nya terhadap rasisme,nasionalisme dan perang. mengapa peulis Eropa ini telah mempesonakan dan menjadi panutan bagi seluruh generasi Amerika? karena dia adalah sosok yang memiliki kekuatan spiritual yang vital, orang Barat yang paling bersentuhan secara mendalam dengan Timur--Mistisismenya, budayanya,penglihatan sucinya.keyakinan akan keselamatan lewat jalan batin--- dari kekejaman dunia modern---begitu akrab bagi pembaca karya fiksi Hesse.dengan meyakinkan, dalam buku ini ia menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengemukakan mengenai perang dan perdamaian.
Body Language kenali bahasa tubuh si dia
oh betapa cantiknya si dia di ujung jalan sana! sungguh ingi rasanya menyampaikan salam padanya.tapi bagaimana? kenala saja tidak. masalahnya dia dari atdi kok melihat kearah saya terus ya? apa dia juga ber[perasaan sama? apa yang harus saya lakukan?
kebingungan seperti di atas jamak dihadapi oleh para bujangan --- juga mereka yang pura-pura bujangan --- ketika menghadapi orang yang menarik perhatiannya. buku BODY LANGUAGE: Bahasa Tubuh untuk Pedekate dan Kencan ini berusaha untuk menghilangkan kebingungan itu.
buku ini menguraikan tentang: 1. apa itu bahasa tubuh secara umum 2. bagaimana bahasa tubuh membantu keberhasilan wanita dan priadalam pedekate 3. bagaimana menyampaikan hasrat cinta melalui bahasa tubuh 4. bagaimana bahasa tubuh membantu seseorang menolak cinta secara halus dan tidak menyakitkan
pokoknya, buku ini akan membuat pembaca mahir memahami sinyal-sinyal cinta dan pandai juga membalas atau pun menolak sinyal tersebut
INFO LITERACY
PENDEKATAN EKSTRINSIK
dari nahasa Inggris extrinsic approach. pendekatan terhadap karya sastra dengan menitikberatkan kajian pada hal-hal yang berada di luar karya sastra yang menyebabkan mengapa karta sastra yang menyebabkan mengapa karya sastra tersebut tercipta. oleh sebab itu, oleh sebab itu, di dalam pengkajiannya, pendekatan ekstrinsik menggunakan ilmu bantu bukan sastra seperti sosiologi, psikologi,sejarah, dan lain-lain.
PENDEKATAN INTRINSIK
dari bahasa Inggris itrinsic approach. oendekatan terhadap karya sastra dengan menfokuskan kajian hanya pada struktur karya sastra. karya sastra dipandang sebagai sesuatu yang otonom. hal-hal yang berada di luar karya sastra diabaikan sama sekali.
REVIEW BUKU “BANDUNG KILAS PERISTIWA DI MATA FILATELIS, SEBUAH WISATA SEJARAH” Penulis : Sudarsono Katam K. Tahun : 2006 Penerbit : Kiblat Distributor : Lawangbuku Meskipun
kini Bandung telah menjadi salah satu kota metropolitan di Indonesia
karena jumlah penduduknya yang besar dan aktivitas bisnisnya yang
sibuk, namun dahulu ia adalah ibukota sebuah kabupaten yang wilayahnya
berada di dataran tinggi dan bergunung-gunung sehingga nyaman untuk
ditinggali karena suasananya yang tenang, sejuk, hijau dan asri.
Sebagai pusat pemerintahan kabupaten-kemudian propinsi-lalu menjadi
kota pelajar dan pendidikan, kota dagang, dan industri, serta kota
wisata dan jasa, suasa Bandoeng Tempo Doeloe yang seperti itu nyaris
tidak dijumpai lagi, kecuali sedikit saja. Walaupun demikian, jejaknya
tetap masih dapat dilacak antara lain melalui bangunan-bangunan penting
dan bersejarah yang, untunya, masih cukup terlestarikan, baik gaya
arsitekturnya maupun peruntukkannya, seperti Gedung Sate, Pendopo
Kabupaten Bandung, Gedung Merdeka, Hotel Savoy Homaan, Hotel Preanger,
Stasion Bandung, Bank Indonesia Cabang Bandung, dan lain-lain. Untuk
itu, dengan buku Bandung: Kilas Peristiwa di Mata Filatelis, Sebuah
Wisata Sejarah ini, pembaca diajak berwisata menapaki kembali
perjalanan panjang Bandung sejak zaman prasejarah hingga kini yang
teryata mengandung nilai-nilai sejarah dalam berbagai bidang:
pemerintahan, pendidikan, arsitektur, perekonomian, dan sebagainya.
Dengan memuat lebih dari 1.500 foto, gambar, dan ilustrasi, buku yang
ditulis oleh seorang alumnus ITB, pensiunan BATAN, dan filatelis ini
akan memuaskan keingintahuan pembaca tentang kota yang dijuluki Parisjs
van Java dan Kota Kembang ini. Ditulis ulang oleh: Deni Rachman, LawangBuku 2. kembang carita “BANDUNG PISAAN!” “AWAL MULA BANDUNG & KONTROVERSI DIPATI UKUR” Mahanagari dan LawangBuku menyajikan obrolan yang ketiga road show goes to campus
show Kembang Carita “BANDUNG PISAAN!”, menelisik kembali Sejarah
Bandung yang ditujukan untuk khalayak umum khususnya anak muda saat
ini. Kali ini membuka halaman sejarah hubungan antara Bandung dengan
Mataram: Moderator : Satria Yanuar Akbar (Jajaka Bandung tahun 2002) Pembicara : - Ibnu Hijar Apandi (Redaktur Majalah Sunda Cupumanik) - Dr. A. Sobana Hardjasaputra (Sejarawan, Penemu Hari Jadi Kota Bandung,
Penulis Buku Sejarah Kota Bandung) Tempat : Ruang Pembantu Rektor II Universitas Padjajaran, Jln. Dipati Ukur 35, Bandung Hari/Tanggal : Senin / 19 Februari 2007 Waktu : Pukul 09.00 – selesai Pendukung Acara :
Pameran
literatur tentang Dipati Ukur, pemutaran Film Dokumenter “Tatar Ukur”,
Stand Produk Buku Sunda dan Merchandise khas Bandung. Acara
ini diselenggarakan oleh LawangBuku dan Mahanagari, didukung oleh Pusat
Penelitian Kebijakan Publik dan Pengembangan Wilayah Lembaga Penelitian
Universitas Padjadjaran (KP2W Lemlit Unpad), Majalah Bulanan Basa Sunda
Cupumanik, Pusat Studi Sunda, Komunitas Tatar Ukur, Rumah Baca Buku
Sunda, Kampus Pikiran Rakyat, STV, dan Bandung Magazine.com. Informasi: Deni Rachman (022-703 84 797) Sri Pujiyanti (0811214632) *)Acara ini dimeriahkan pula dengan doorprize dari pihak penyelenggara. Kasang Tukang/ Latar Belakang Setelah
melalui dua diskusi pertama yang bertajuk “Danau Purba Bandung, ada ga
sih?” di SMA 3 Bandung (15/01/2007) dan “Bandung & Sunda Buhun”
(18/01/2007), Talkshow (kembang carita) ketiga ini
akan melanjutkan kembali perjalanan yang tak kalah menariknya yaitu
seputar periodisasi masuknya pengaruh Mataram Islam hingga sebelum
Kolonial asing mencengkram tatar Bandung. Kali ini talkshow
akan mengangkat tokoh Dipati Ukur sebagai fokus utama dan pelaku
sejarah yang menimbulkan banyak kontroversi, serta bagaimana
hubungannya dengan perkembangan wilayah Bandung saat itu. Saha ari Dipati Ukur teh?
Bisa jadi pertanyaan itu akan muncul di benak anak muda zaman sekarang,
atau bisa juga tidak. Dipati Ukur di kota Bandung tentu sudah tidak
asing karena telah diabadikan menjadi sebuah jalan yang menghubungkan
pertemuan dua titik persimpangan Jalan Ir.H. Juanda atau Dago. Bandung
selain banyak julukan - yang sepatutnya dibedah – seperti Parisj van
Java, Kota Kembang, juga wilayah yang disebut-sebut sebagai Tatar Ukur.
Apa sebetulnya pencantuman kata Ukur dan siapakah sebenarnya Dipati
Ukur itu. Dalam
disertasi (alm.) Prof. Edi S. Ekadjati yang mengupas cerita Dipati
Ukur, terdapat delapan versi sejarah tentang Dipati Ukur. Tokoh Dipati
Ukur dari kedelapan versi itu menimbulkan multitafsir: pemberontak,
pahlawan, atau seorang pengecut yang melarikan diri dari pengembangan
tugas ketika peristiwa penyerangan VOC di Jayakarta. Dalam Sundakala,
cuplikan sejarah sunda berdasarkan naskah Panitia Wangsakerta yang
ditulis oleh arkeolog (alm.) Prof. Dr. H. Ayatrohaedi sempat
menyebutkan pula peran Dipati Ukur sebagai pemimpin pasukan dari Sunda
untuk membantu Bahureksa, pasukan dari Mataram. Menurut
Ensiklopedi Sunda yang disusun oleh Ajip Rosidi, dkk., Dipati Ukur
adalah tokoh sejarah yang menjadi bupati Ukur dan bupati wedana
Priangan serta ikut menyerang Jayakarta (Jakarta sekarang) pada tahun
1628. Menurut sumber tradisi, dia yang semula bernama Pangeran Cahyana
adalah cicit dari Sunan Jambu Karang, penguasa Banyumas. Sebagai
bawahan Susuhunan Mataram, dia ditempatkan di daerah Ukur yang baru
saja dikuasai Mataram (1620). Ia menikah dengan Nyai Gedeng Ukur,
puteri Bupati Ukur Dipati Agung, atau cicit raja Pakuan Pajajaran.
Kemudian menggantikan bupati wedana Priangan menggantikan bupati
Sumedang Rangga Gempol (1620-1625). Tatkala
tentara Mataram menyerang Jayakarta untuk mengusir Kumpeni, dia bersama
pasukannya sebanyak 4.000-4.500 orang diikutsertakan dalam pengepungan
kota itu. Secara keseluruhan pengepungan kota itu gagal sehingga
pasukan pimpinan Dipati Ukur kembali ke daerah mereka. Sejak itu, Ukur
bersikap melepaskan diri dari ikatan Mataram, dan memperkuat pertahanan
di daerahnya (1629). Bagaimana
nasib Dipati Ukur dan rakyatnya selanjutnya? Apakah Mataram menghukum
seluruh rakyat Ukur dan memancungnya? Lalu bagaimana kelanjutan wilayah
Ukur dan bagaimana petilasan Dipati Ukur yang saat ini banyak
dipercayai sebagai kuburan Dipati Ukur di banyak tempat seperti Ujung
Berung, Ciparay, Banjaran, dan lain sebagainya itu? Apakah kota Bandung
sekarang juga adalah bekas wilayah Ukur yang dahulu dipimpin oleh
Dipati Ukur? Nah,
tentu saja jangan lewatkan kesempatan ini sebagai ajang untuk kembali
menelisik sejarah Bandung zaman baheula. Menambah pengetahuan dan cara
kita ke depan untuk menyikapi Bandung. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Tak lupa disediakan doorprize dari Lawang Buku dan Mahanagari... Informasi: Deni Rachman (022-703 84 797) Sri Pujiyanti (0811214632) 3. “BANDOENG TEMPO DOELOE” DI KOTA BARU PARAHYANGAN Dalam rangka memperingati Tahoen Baroe Imlek, Bale Pare bekerjasama
dengan Mahanagari, LawangBuku, Komunitas Kaulinan Anak “Hong”, Bandung Trails dan Walagri FM menyelenggarakan: - Concordia Societet Cabaret - Pertoenjoekan - Film Dokumenter - Pameran - Bazar Makanan - Replika Braga dan Bandoeng Tempo Doeloe (Toko Buku Van Dorp, dll) - Barongsai, dll 23-25 Februari 2007 Bale Pare, Kota Baru Parahyangan Bandung Contact Person: Sri Pujiyanti (0811214632)
Bincang sore bareng Bpk. Sudarsono Katam Kartodiwirio (penulis " Bandung : Kilas Peristiwa di mata Philatelis : Sebuah Wisata Sejarah ) dan Deni Rachman dari distributor Lawang dan Dipan Senja
Diskusi buku Bandung Digambar euy! bersama Rommy dari Art Paper publisher dan Arinaka sang ilustrator dari buku Bandung Digambar euy! bersama Syauqy dari Radio Rase tentunya!...
Gallery of Kisses : Kumpulan Cerita “Mereka berciuman dengan dahsyat di atas bukit batu di pulau karang itu sehingga mengerjap-erjap seperti mata yang terbuka dan tertutup mengakibatkan semesta sebentar terang sebentar gelap” adalah kutipan dari salah satu cerita yang ada di Gallery of Kisses:sebuah kumpulan cerita. Gallery of Kisses terdiri dari delapan cerita yang dibuat oleh Seno Gumira Ajidarma, Sapardi Djoko Damono, Jujur Prananto, Putu Wijaya, Yanusa Nugroho, Veven Sp Wardhana, Reda Gaudiamo dan Tommy F. Awuy. Menurut penerbit, sebuah ciuman punya banyak makna. Di dalam delapan cerita pendek ini ciuman dihadirkan dengan beragam karakter, tuturan, gaya dan latar penulisan. Buku ini menghadirkan ciuman yang berawal sebagai perkenalan, sapaan, sampai ciuman [yang mencirikan] nafsu. Bila ciuman adalah hal yang tabu bagi sebagian orang, buku ini menghadirkan cerita yang bisa dibaca tanpa mengganggu keberatan beberapa orang tentang ketabuan tersebut. Pembaca bisa membacanya dengan bebas dalam ruang baca, ruang baca atau ruang tidur anda.
Oasis Inspirasi Oasis Inspirasi : Bagaimana menjadikan impian anda dari para dream stealer berisi 52 kata-kata bijak yang diterjemahkan bebas dari The Daily Motivation. Penerjemah dan penyusun membuat buku ini seperti buku jurnal, disisipkan beberapa pertanyaan yang bisa diisi beragam motivasi diri dan pencapaian. Max Steingart adalah Mentor Amerika yang telah sukses membantu 1.000.000 orang untuk membangun bisnis pribadi mereka. Ia adalah kontributor artikel-artikel pendek yang berisi motivasi yang dapat menjadi inspirasi.
Info Literacy Angkatan Balai Pustaka adalah nama yang diberikan pengarang yang dianggap sangat produktif sekitar tahun 1920-an yang karya-karyanya diterbitkan oleh penerbit Balai Pustaka. Di antara pengarang itu ialah Nur Sutan Iskandar, Abdul Muis, Marah Rusli, Muhammad Kasim, dan Merari Siregar. Puncak karya sastra zaman ini adalah novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli. Maka itu, angkatan ini dinamakan juga angkatan Siti Nurbaya.
Review
Caldas Gabriel Garcia Marquez
18 Februari 1955, delapan awak kapal perusak Caldas, milik Angkatan Laut Kolombia, jatuh dan hilang dalam badai di laut Karibia. Kisah ini tentang Luis Alejandro Velasco, si pelaut malang yang beruntung terlepas dari kematian sebagaimana dialami ketujuh rekannya. Kisah kepahlawanan yang ditampilkan buku ini tidak dipenuhi gegap gempita pertempuran melawan musuh, bau mesiu, anyir darah, atau dentuman meriam. Digambarkan dalam kisah ini, Velasco merupakan pahlawan yang berjuang untuk kemuliaan diri. Pertempuaran mahahebat dalam sejarah manusia : berperang melawan diri sendiri. Buku ini dikemas dalam gaya bahasa jurnalistik yang ringan, namun menawan. Sesuai dengan latar belakang pekerjaan Gabriel Garzia Marquez sebagai reporter di berbagai surat kabar. Marquez menggambarkan petualangan pelaut secara detail : cuaca yang tak bersahabat, halusinasi, saat-saat putus asa, rasa lapar, haus, kesendirian, dan kerinduan. Di sana sini dibumbui oleh komentar-komentarnya yang getir sekaligus kocak, seperti mencari hiburan untuk diri sendiri di tengah kepungan kesedihan.
22 Prinsip Komunikasi Efektif untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Ike Junita Ekomadyo, S.Sos, M.Si
Setiap orang tua pasti merasa bahagia bila melihat anak-anaknya senang dan bersemangat dalam belajar, apalagi jika diikuti oleh prestasi yang membanggakan. Untuk itu banyak orang tua meluangkan waktunya untuk mendampingi anak belajar. Tetapi terkadang anak bukannya tambah senang dan bersemangat dalam belajar. Yng terjadi justru anak menjadi stress karena kesal. Komunikasi yang efektif akan terbangun jika orang tua bisa memahami anak sesuai dengan keunikan dan potensi yang dimilikinya, mengetahui minat dan motivasinya, serta dapat menciptakan keamanan dan kebebasan psikologis pada anak. Buku ini disusun berdasarkan tesis penulisnya, Ike Juanita Ekomadyo, S.Sos, M.Si. ketika menempuh program studi pascasarjana dalam bidang ilmu komunikasi di Fikom Unpad. Pengalamannya dalam mendidik 3 orang putri, sangat memberi warna dalam penulisan buku ini. Semua ini tentunya akan bermanfaat untuk memperkaya wawasan para orang tua dan guru dalam meningkatkan minat belajar pada anak.
Info Literacy
Parodi. Karya sastra yang di dalamnya terdapat tiruan pemakaian kata, gaya, sikap hati, dan gagasan pengarang lain dengan tujuan melucu atau mencemoohkan. Hal itu dicapai dengan melebih-lebihkan contoh aslinya. Parodi berasal dari kata Yunani "paradoks" yang berarti lagu sebagai tanggapan, akord sumabng. semula ini sebuah pentasan banyolan yang embayangi sebuah tragedi. Kemudian, lebih umum, sebuah karya yang mencemoohkan sebuah karya serius yang terkenal. Misalnya karangan Cervantes Don Quijote de la Manca mencemoohkan roman-roman dari dunia ksatria.
Info Tobucil
Kuliah Umum terbuka " Teaching History of Nature Towards an Integrated Science Curriculum" Pembicara William Grassie, PH.D Metanexus Institute, Philadelphia USA Responden Armaheda Mahzar, M.Sc.
Selasa 19 Desember 2006 GKU Timur 9231 Institut Teknologi Bandung 15.30-17.30 WIB
Review
Judul Buku : Arien's Diary : Kepercayaan Penulis : Nathalia Noor
Arien, Shin, Bear, dan Rezzu tak pernah menyangka bahwa sebuah misteri kecil yang menggugah rasa ingin tau mereka. Hal ini membawa keempatnya menuju sebuah petualangan seru. Petualangan yang melibatkan Moredhel, kaum elf penghuni dunia bawah tanah yang berkulit segelap malam dan berhati kejam. Dan apa yang akan terjadi, saat keempat sahabat ini harus melindungi seseorang yang pernah menjadi musuh mereka? Mengapa juga Arien bersikeras ingin menolongnya . Penulis menulis cerita ini, dengan berkeinginan untuk menunjukkan bahwa sebuah cerita fantasi tidak selalu berkisah tentang dunia yang berparalel dengan bumi. Bila Harry Potter bisa menyajikan cerita fantasi yang menjadi kegemeran banyak orang, Nathalia mempunyai keoptimisan bahwa penulis Indonesia pun bisa mmebuat cerita fantasi seperti itu.
Judul Buku : Kepompong Penulis : Indah Darmastuti
Dua individu dari dua dunia berbeda, dengan latar belakang keluarga, pengalaman, serta luka berbeda-beda berusaha mewujudkan kasih dari sisa-sisa harapan dan peluang. Prasasti, gadis Jakarta; ibu tiga kali kawin-cera, termasuk tidur dengan pacar anaknya. Kecewa oleh keluarga, dia minggat dan tumbuh di Bandung. Dia tetap berusaha baik pada ibunya, menyokong agar pandangan dan jiwanya yang sempat rusak perlahan-lahan berubah positif. Pramono, pemuda Solo, keturunan keraton, berjiwa pemberontak, menolak keinginan orangtua agar jadi jaksa, menolak dijodohkan, membuat hubungan dengan ayahnya hancur. Klimaksnya pacar dia ditolak jadi menantu. Karena itu dia pergi ke Jakarta sebagai arsitek. Dikisahkan menyenangka, bernuansa segar dan humoris, novel ini menyajikan imajinasi indah dan romantis, melahirkan drama pertemuan dua kekasih yang lembut.
Info Literacy
Litotes. Dari istilah Inggris Litotes dan istilah Prancis Litote. Majas yang di dalam ungkapannya menyatakakn sesuatu yang positif dengan bentuk yang negatif, tidak jelek untuk menyatakan baik. Majas ini digunakan untuk menyederhanakan sesuatu yang hendak disampaikan. Litotes sering digunakan pula untuk sesuatu yang bersifat rendah hati atau untuk sekedar berbasa-basi.
Info Tobucil Seminar Nasional "Mempertanyakan Fungsi Kesenian sebagai Pilar Kebangsaan" Selasa 19 Desember 2006 09-16.00 Campus center ITB Biaya Umum-100.000 mahasiswa/i-50.000
 Review
Sub Rosa Penulis : Aurelia Tiara Penerbit: VieraMedia
..Nanti kita pasti bersama duduk bergelung rapatkan kaki, mungkin dengan secangkir kehangatan, yang selalu kubuatkan untukmu, dan kau bagi dua denganku... (Tiara, Tiket Satu arah) Adalah penggalan dari puisi-puisi yang terdapat di buku kumpulan puisi berjudul Sub Rosa. Di dalam Sub Rosa, Tiara membagi menjadi enam tema, yaitu Penemuan Rasa, Penjajakan, Rindu, Klimaks, Ingkar dan terakhir Ikhlas. Tiara menyebutkan bahwa tema-tema tersebut mewakili perasaan tentang cinta. Sub Rosa, yang menjadi judul salah satu puisinya juga, adalah istilah sebuah situasi dimana bila seseorang menggantungkan mawar di sebuah ruangan maka pembicaraan di dalam tersebut sudah tidak menjadi pembicaraan untuk umum lagi. Menurut Jajang C Noer, puisi-puisi[Tiara] realistis, romantis...kesedihan tidak jadiduka, kebencian [Tiara] jadikan sebagai lelucon. Ditambahkan oleh Tiara, bahwa tidak semua kisah cinta berakhir bahagia, pun tak mengubah kenyataan kita (pernah) bahagia. Aurelia Tiara Widjanarko lahir di Jakarta, 18 Juni 1983. Menjalani pendidikan formal SD, SMP, SMU di Tarakanita. Mengambil gelar S1 di Fisip Universitas Pelita Harapan dengan minor jurnalistik, lulus dengan predikat summa cum laude. Selain menjadi staff pengajar di Pelita Harapan, dia juga bekerja sebagai managing editor majalah Device. Menjadi model dan pemain film juga menjadi salah satu profesinya.
Judul : Anti Kaget Internet Penulis : Ananda Setiyo G.
Berinternet saat ini adalah sebuah bagian kehidupan, bukan lagi sekedar sebuah sarana komunikasi. Menggunakan internet memang mudah asalakan bisa didampingi orang yang tahu lebih dalam. Lain dengan orang yang sama sekali tidak mempunyai akses, ini akan menjadi kesulitan. Buku ini salah satu kunci pembuka bagi mereka yang ingin tahu segala sesuatu tentang dunia internet. Ananda Setiyo menyelesaikan pendidikandi fakultas teknik elektro National Cheng Kung University-Tainan, Taiwan. Sekembalinya ke Indonesia pada akhir 1996 sempat bekerja di perusahaan terbuka dan bertanggung jawab atas jaringan komputer dan situs web korporasi tersebutsampai tahub 2000. Pada akhir 2000, ia bersama beberapa rekan mendririkan perusahaan di bidang jasa solusi web dan internet portal, termasuk sistem aplikasi berbasis web.
Info Literacy Puisi bisa menunjukkan kepedulian seseorang terhadap situasi yang sedang menjadi kemelut. Hal ini dibuktikan oleh Bono, vokalis U2. Pada tahun 1996, Bono menuliskan sebuah puisi yang menyemangati sekaligus memprihatinkan kondisi di Timor Timur. Judulnya Love from the Distance dengan lirik berbahasa Inggris yang lalu kemudian diganti dengan bahasa asli Timor Timur. Dengan bukti ini terlihat bahwa puisi bukan melulu bertemakan alam dan romansa, tetapi juga bisa sebagai alat perubahan suatu situasi atau kondisi politik.
Info Tobucil
Diskusi Publik Seksualitas dan Kekerasan dalam Pacaran " Paca Suka Mukul, diapain yaa?" Commonroom Jl. Kyai Gede Utama Selasa, 5 Desember 2006 15.00-18.00 Nara Sumber : Popi/Susan
Review
--The Greatest Love Stories Charles Dickens, H.G. Wells, etc-- Buku ini memuat sebelas kisah klasik yang bercerita tentang segala macam cinta yang ada di dunia ini, dalam setiap bentuknya. Semuanya begitu indah, unik, menarik, dan agung. Kisah cinta yang ada di dunia ini merupakan karya penulis-penulis besar dunia, yang memuat pandangan, pemikiran, dan pengalaman mereka tentang cinta. Dalam tiap lembarannya Anda akan memperoleh pemahaman baru tentang cinta, anugerah tertinggi dalam hidup manusia. Di dalam buku ini terdapat 11 cerita pendek, antara lain Permainan Sulap Bunda Maria (Anatole France), Sebuah Adegan Cinta (Anthony Trollope), Cinta Nathaniel Pipkin Sebuah Kisah Cinta Sejati (Charles Dickens), Agnes (Charles Dickens), Suami Yang Sempurna--Dan Istri yang Sempurna (Charles Kingsley), Seorang Pahlawan Kecil (Fyodor Dostoevsky), Si Tukang Reparasi Kursi (Guy de Maupassant), Jane yang Patah Hati (H.G. Wells), Tuan dan Nyonya Merpati (Katherine Mansfield), Kebisuan Sanf Maharaja (Marie Corelli) dan Berkat Kebiasaan Kuno (Rafael Sabatini).
-- Sublimasi Kalu Singh--
Tak seperti Binatang, manusia belajar untuk mengendalikan dorongan seksual dan keagresifan mereka: membedakan antara orang tua, pasangan seksual, dan sahabat; mengembangakan satu rasa keindahan dan keagungan. Sebagian belajar bagaimana menyalurkan, menjadikan gejolak itu sebagai objek-objek yang indah. Freud menyarankan berbagai mekanisme untuk menerangkan bagaiman kemampuan itu, yang merupakan fondasi kebudayaan dan peradaban, dibangun. Satu yang terpenting diantaranya adalah sublimasi. Kalu Singh mengantarkan kita untuk memahami hal ikhwal mekanisme itu dan berargumentasi bahwa keagungan moral sebagai puncak pembangunan manusia. Kalu Singh adalah seorang pegawai dan penasehat University Service; juga mengarang buku-buku lain dalam lapangan psikoanalisis.
Info literacy Simile, berasal dari istilah bahasa Inggris, adalah majas perbandingan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap mengandung segi yang serupa. Keserupaan ini dinyatakan secara eksplisit dengan kata "seperti", "bagai", "laksana", dan sebagainya. Majas ini penting dalam pengubahan puisi maupun prosa, digunakan sebagai penjelas atau pemanis. Syarat yang perlu diperhatikan ialah bahwa yang dibandingkan itu harus termasuk dua kategori yang berbeda.
Info Tobucil Pemutaran GUE (Gak Mau Salah Jalan) Senin, 20 November 2006 Asia Africa Culture Centre Bandung Jl. Braga No. 1 Bandung 14.00-16.00-19.00 HTM : 10.000
Review Totem Penerbit : Bentang Penulis : D. Jayadikarta
Enam orang sahabta tidak bisa tinggal diam, mereka berupaya menggeliat bangun dan menyuarakan kebenaran. Mereka pun terjebak dalam petualangan menegangkan yang melibatkan triad dan oknum-oknum pemerintah, yang kejam dan tidak kenal ampun. Dan mereka dihantui oleh sosok misterius yang menyebut dirinya sebagai totem, yang hadir dalam dunia maya, namun bisa menguntit tiap langkah yang mereka ambil, dan menyibak rahasia masa lalu mereka. Tika, Ayudia, Ronald, Sasa, Michelle dan Tisna harus bekerja sama memecahkan misteri yang menaungi Totem, bergulat mempertanyakan keyakinan diri masing-masing, sekaligus terus berlari dari orang-orang yang mengejar dan menghabisi mereka. Totem mewakili perdebatan dan pertentangan batin yang selalu terjadi dalam dalam diri kita, antara baik dan buruk, benar dan salah, atau "kiri" dan "kanan" dengan cara yang amat menyentuh. D. Jayadikarta lahir di Pangkalpinang. Anak keempat dari lima bersaudara ini menghabiskan masa kecilnya di pinggir laut. Sempat kuliah di UniversitasAhmad Dahlan Yogyakarta jurusan bahasa inggris. Kemudian menetap di bandung dan bekerja di perusahaan manufakturing. Novel Totem banyak terinspirasi dari pengalaman-pengalamannya selama bekerja di sana. Kini dia merantau ke Singapura, belajar film art sembari menulis novel kedua.
Asosiasi Bebas Penerbit : Pohon sukma Penulis : Christopher Bollas
Ketika Freud meminta pasiennya untuk berasosiasi bebas, ia melakukan sesuatu yang sederhana sekaligus revolusioner : dia menyuruh orang untuk berpikir dan mengutarakannya keras-keras. Melalui manuver yang ini, Freud mentransformasikan monolog internal melalui dialog terapis. Ia merambah padang perburuan baru dalam pikiran pasien dengan simtom-simtomnya yang tampaknya tidak diketahui harus diapakan. Sang psikoanalisis pun membiarkan pikirannya ikut mengembara untuk menangakp "arus ketidaksadaran" pasien
Christopher Bollas adalah seorang psikoanalisis dan penulis cemerlang; diakui sebagai salah satu dari teoritikus terdepan dalam bidang psikoanalisis. Buku-bukunya meliputi : Forces of Destiny (1989), Being a Character (1992), Cracking Up (1995), The Mystery of Things (1999), dan Hysteria (2000).
Info Literacy
Justina Ayu Utami lahir di Bogor, 21 November 1968, besar di Jakarta dan menamatkan kuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Ia pernah menjadi wartawan di majalah Humor, Matra, Forum Keadilan, dan D&R. Tak lama setelah penutupan Tempo, Editor dan Detik di masa Orde Baru, ia ikut mendirikan Aliansi Jurnalis Independen yang memprotes pembredelan. Kini ia bekerja di jurnal kebudayaan Kalam dan di Teater Utan Kayu. Novelnya yang pertama, Saman, mendapatkan sambutan dari berbagai kritikus dan dianggap memberikan warna baru dalam sastra Indonesia. Ayu dikenal sebagai novelis sejak novelnya Saman memenangi sayembara penulisan roman Dewan Kesenian Jakarta 1998. Dalam waktu tiga tahun Saman terjual 55 ribu eksemplar. Berkat Saman pula, Ayu mendapat Prince Claus Award 2000 dari Prince Claus Fund, sebuah yayasan yang bermarkas di Den Haag, yang mempunyai misi mendukung dan memajukan kegiatan di bidang budaya dan pembangunan. Awal 2002, ia meluncu |
|